Setiap kali ada kasus kriminal yang viral di media sosial, kolom komentar pasti langsung penuh dengan tuntutan yang seragam: "Hukum mati!" , "Miskinkan!" , atau "Kurung seumur hidup!" Logika kita sederhana: semakin berat dan ngerinya hukuman yang menanti, orang bakal semakin takut untuk berbuat jahat. Sifat menakut-nakuti ini kita kenal sebagai efek jera . Namun, kalau kita mau jujur melihat data kriminalitas dan realita di lapangan, asumsi tersebut sering kali meleset. Pertanyaan besarnya: apakah hukum pidana memang seefektif itu untuk menurunkan angka kejahatan? Mitos Makhluk Rasional: Penjahat Tidak Membawa Kalkulator Teori hukum klasik sering mengasumsikan manusia adalah makhluk yang sangat rasional ( rational choice theory ). Sebelum menjambret atau korupsi, pelaku dianggap bakal menghitung untung-rugi: "Kalau saya melakukan ini, untungnya sekian, tapi kalau ketangkap risikonya dipenjara sekian tahun." Fatanya, sebagian besar kejahatan tidak...